Showing posts with label expressionism. Show all posts
Showing posts with label expressionism. Show all posts

March 08, 2014

Seperti Permen Karet

Apa yang harus kutulis di sini jika sudah ada dia?
Apa yang harus kubagi jika dia sudah jadi pemberani?
Apa yang harus kukerjakan jika kalian telah bahagia?
Tak ada...

* * * * * * * * * *

January 09, 2014

Hujan

Kenapa tiba-tiba begitu suka pada hujan?
Rintiknya, wanginya, debarnya . . .
Ingin kubiarkan saja ia menerpa dan membasahi wajah.
Menghanyutkan titik-titik gelisah, melengutkan senyum pada hati yang resah.

Rintik itu terasa perih dan sakit, sesekali . . .
Bahkan kadang juga menampar dan menusuk,
tapi hujan . . . menjejak
hujan . . . memikat
hujan . . .
memaksaku untuk membuka halaman usang, tentangmu dan payung biru . . .
tentang abu-abu, tentang lagu . . .

January 06, 2014

Muak . . .

Muak!
Ya, muak!
Entah kenapa yang muncul malah perasaan muak.
Muak saat mendengar teriakan kalian!
Muak saat mendengar perdebatan kalian!
Muak saat mendengar perselisuhan kalian, yang seringkali tak masuk akal!
Muak saat melihat tingkah konyol kalian yang kekanak-kanakan!
Muak saat menyadari semua telah jauh berubah . . .
Muak saat harus menyimpan semua ini sendiri . . .
Muak harus pura-pura tak mengerti disaat kalian sedang berpura-pura . . .
Muak saat kalian bertanya 'kenapa', padahal kalianlah yang telah menciptakan atmosfer seperti sekarang . . .
Muak saat kita pergi bersama, tertawa, seolah bersenang-senang . . .
Padahal itu semua hanya kepura-puraan lain dari bentuk surga yang kalian impikan, sedangkan kita sebenarnya sedang berdiri di atas neraka yang kalian ciptakan . . .

Marah?
Ya, aku memang marah . . .
Tapi pantaskah?
Kepada siapa aku harus marah?
Pada kalian? Pada keadaan? Atau pada diriku sendiri yang merasa muak dan marah?


20140104